Showing posts with label bestseller. Show all posts
Showing posts with label bestseller. Show all posts

Thursday, 14 May 2020

, , ,

Ulasan Novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy

Kembar Rindu merupakan novel dwilogi karya teanyar dari penulis novel fenomenal ini. Siapa yang tak kenal novel Ayat-Ayat yang telah di angkat ke layar lebar pada tahun 2008 yang telah ditonton lebih dari 3 juta penonton. Beda dari novel sebelumnya, Novel Dwilogi ini yang lebih banyak mengangkat kisah cinta yang bernuansa religi, dalam novel Kembara Rindu ini, penulis lebih menekankankan tentang pengabdian, perjuangan hidup, dan nilai-nilai agama yang sangat kental. Novel ini menceritakan perjuangan santri yang mengabdikan dirinya kepada kiayi di pesantren disamping ia memiliki tanggung jawab yang besar terhadap keluarganya karena ia merupakan tulang punggung keluarga. Ada kisah cinta di dalam novel ini, namun tidak sekental di novel-novel beliau sebelumnya.



Cerita diawali dengan adik sepupu perempuan Ridho, Syifa, yang telah ditinggalkan kedua orang tuanya yang telah tutup usia, terpaksa berusaha menghidupi keluarganya dirumah yang sudah sepuh semua dengan cra menjual gorengan karena Ridho, kakak sepupu satu-satunnya yang diharapkan membatu perekonomian keluarga, masih menjalankan amanah ayahnya dahulu untuk mengabdi kepada kiayi di pesantrennya dan tidak dapat dihubungi. Kemudian yang membuat cerita ini menjadi menarik, diceritakan pula asal usul dan fakta keluarga adik sepupu Ridho yang sebenarnya di sela alur cerita.

Novel ini juga mengulas tentang kehidupan di pesantren dan keluarga sang kiayi. Pengabdian seorang santri kepada kiayinya. Hal yang paling di ceritakan dalam novel ini adalah perjuangan Ridho, yang harus bejuang menjadi tulang punggung keluarganya setelah ia menggenapi masa pengabdiannya kepada sang kiayi. Bgaimana ia menghadapi cibiran warga di kampungnya yang berharap ia menghidupkan masjid di kampungnya karena ia lulusan pesantren nanum karena ia harus menghidupi keluarganya. Bagaimana ia berusaha dan bertahan dengan kerasnya hidup. Namun hidup terasa mudah saat ia memutuskan untuk menuruti nasehat kiyai nya.

Pesan dalam novel ini lebih ke pesan-pesan motivasi dalam berislam, loyalitas, semangat untuk mendahulukan kepentingan akhirat dibandingkan kependingan duniawi. Kisah cinta dalam novel ini belum nampak jelas, mungkin akan diteritakan di novel keduannya. Alur dalam cerita ini agak mudah untuk ditebak, Namun pesan agamis yang kental yang ingin menus sampaikan cukup berhasil menurut saya,

Overall, novel ini sangat cocok bagi yang ingin mendapatkan sedikit nasihat-nasihat dalam islam, motivasi dalam beragama serta nilai-nilai pengabdian dan ketaatan terhadap guru. Ditunggu buku keduannya Kang Abik!
Continue reading Ulasan Novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy
, , ,

Review Novel Orang-Orang Biasa Karya ke-10 Andrea Hirata

Orang-orang Biasa ini merupakan novel yang beda dari karya salah satu penulis favorit saya Andrea Hirata. Di novel ini penulis membawakan tema agak crime dibalut comedy . Aksi kriminalnya pun memasukan unsur humor yang sedikit membuat pembaca tersenyum. Saya ulas sedikit tentang novel ini, lebih banyak ke apa yang saya rasakan ketika membaca novel ini.



Novel ini menggambarkan seorang anak yang pintar, yang kepintarannya bukan karena otaknya cerdas, melainkan usahanya yang sangat keras untuk belajar. Diceritakan seorang anak bernama Aini yang diterima di Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi terbaik di daerahnya namun terkendala biaya yang sangat mahal, dia dan ibunya memutar otak agar bisa menemuhi biaya masuknya. Setelah berusaha pinjam sana-sini tidak membuahkan hasil, Ibunya, Dinah, bersama sembilan temannya (ini bagian tersulitnya dari novel ini, banyak sekali nama yang harus diingat hehe) akhirnya melakukan aksi konyol, yaitu merampok bank. Mulai dari perencanaan hingga aksinya membuat saya senyum-senyum sendiri. Ini bagian menariknya. kepolosan mereka dalam merencanakan perampokan hingga aksi perampokan yang konyol menjadi hiburan tersendiri bagi pembaca. Asli, konyol sekali aksi perampokanya, kekonyolan rasa lokal. Hingga ada alur yang tak terduga yang sebaiknya pembaca langsung membaca novelnya saja hehe, soalnya ini bagian serunya.

Alur celita diselingi dengan kisah persahabatan ke-10 orang tersebut sejak merekan duduk di sekolah dasar. Mereka memang terkenal sebagai murid-murid yang bodoh dan selalu duduk di bangku paling belakang. Juga diceritakan pula kisa mereka menghadapu geng perundung yang selalu merundung mereka bersepuluh itu.

“Dunia ini rusak gara-gara banyak bawahan yang suka melapor pada atasan asal atasan senang saja, Sersan! Bawahan macam itu adalah para penjilat! Kalau melaporkan apapun pada saya, apa adanya, Sersan! Jangan dikurang-kurangi, jangan ditambah-tambahi!"  Inspektur Abdul Rojali - Orang-orang Biasa

Seorang inspektur polisi bersama anak buahnya yang "nganggur" karena tidak ada kasus kriminal di daerah tugasnya tiba-tiba mendengan kejadian tersebut langsung beraksi.  Obrolan Insperktur dan sersan nya ditulis dengan gaya yang sangat konyol dan menghibur. 

"Ngomong-ngomong, waktu kutelpon tadi kau sedang apa, Sersan?"
"Siap, sedang melamun, Kumendan!"
"Lanjutkan, Sersan!"
"SIap, lanjutkan, Kumendan!'

Akhirnya setelah lama kota mereka tidak terdengar kasus kriminal, mereka harus menyelediki kasus perampokan. Namun Inspektur menemukan hal yang mengejutkan  ketika mempelajari kasus perampokan ini. Ternyata para perampok tersebut tak sekonyol aksinya dalam perencanaan dan dalam aksinya di bank. Mereka menyusunya dengan cerdas. Ada juga plot twist dalam novel ini melibatkan geng teman sekolahnya dulu yang sering merundung Dinah dan sembilan kawannya tersebut yang gak tak terduga. Diakhir cerita banyak sekali alur yang tak terduga namun terlalu cepat dan kurang di gambarkan dengan baik, seperti bagaimana perencanaan mereka dalam merampok, yang diceritakan namun kurang detail.

Novel ini cukup menghibur. Diselingi dengan homor yang kadang buat tersenyum, kadang buat tertawa. Bukan Andrea Hirata kalau tidak mengekspresikan kritik sosial khususnya tentang pendidikan yang masih berpihak pada orang yang berada. Novel ini juga menggambarkan seorang polisi yang amanah memiliki integritas yang tinggi walaupun hidup pas-pasan. Bagi orang yang sulit menghafal nama-nama tokoh dalam novel ini seperti saya mungkin agak kesulitan karena harus bolak-balik kertas untuk mengingatnya, tapi itulah seni membaca, tidak masalah. Novel ini juga menceritakan tentang kesetiakawanan dan loyalitas tehadap teman dalam suka maupun duka.
Continue reading Review Novel Orang-Orang Biasa Karya ke-10 Andrea Hirata

Friday, 17 March 2017

, ,

Resensi Novel "Angan Senja Senyum Pagi" karya Pahd Pahdepie

Setelah lama absen membuat resensi, kali ini saya akan membuat resensi novel terbaru dari Pahd Pahdepie yang judulnya Angan Senja, Senyum Pagi. Dari judulnya saja terlihat puitis sekali, dan jelas ini novel tentang kisah percintaan yang dewasa dan sangat dramatis. Pertama melihat judulnya saya tidak terpikir kalau judul novel ini merupakan dua nama sepasang manusia, Angan Senja seorang lelaki, dan Senyum Pagi seorang wanita, dan para tokoh yang ada di dalam novel tersebut memiliki nama yang juga puitis .


Penampakan Novel + TTD penulis


Oke saya sedikit bercerita tentang kisah dalam novel ini. 

Novel ini menceritakan seorang pria remaja, Angan Senja, yang duduk di kelas 1 SMA. Pria remaja tersebut sangat jenius dalam bidang matematika dan memiliki daya ingat yang kuat, sangking jeniusnya, ia selalu bolos saat pelajaran matematika karena merasa bosan yang diajarkan terlalu mudah baginya. Saat pelajaran matematika ia lebih memilih untuk bersembunyi di tempat terpencil di belakang sekolahnya dan melakukan sesuatu yang lain seperti mambaca buku.

Di tempat persembunyian itulah, ia bertemu seorang gadis remaja, Senyum Pagi, yang terlampau 2 tahun darinya dan duduk di kelas 3 SMA. Ia merupakan gadis yang populer di sekolahnya karena kecantikan dan selalu tampil beda di sekolahnya, Ia kabur dari kelas matematika karena takut dihukum tidak mengarjakan PR dan bersembunyi di tempat yang sama. Disitulah awal mula mereka bertemu. Penulis membuat cerita yang indah antara mereka berdua, cerita puitis dan dewasa. Hingga terjalin hubungan dengan status hanya sebagai sahabat dan pacar pura-pura. namun mereka saling memendam rasa.

Menjadi teman dekat seorang siswi yang cantik populer di sekolahnya bukan hal yang mudah, Angan pun mendapat banyak cibiran bahkan kekerasan oleh lelaki yang katanya pacarnya Pagi. Namun kejadian kekerasan tersebut membuat Pagi berkunjung ke rumah Angan dan mengenal ibu Angan. Disinilah Pagi dan Ibu Angan menjadi sangat dekat.

Memiliki tabiat yang berbeda, keduanya sama-sama penikmat musik. Ada yang masih ingat lagu dewa 19 tahun 90an yang judulnya " Cinta Kan Membawamu" ?. Lagu tersebut merupakan lagu favorit mereka berdua. Kata-katanya yang puitis membuat mereka senang dengan lagu tersebut. Mungkin penulis juga suka dengan lagu tersebut hehe... 

Di awal cerita, quotes-quotes indah melengkapi jalan cerita yang membuat menarik cerita. seperti saat si jenius matematika berkata kepada Pagi yang gak suka matematika. 

"Hidup tetap indah kok, meski kita tidak bisa menyelesaikan hitung-hitungan matematika. Sebab hidup ini jadi indah jika kita tidak selalu dapat memperhitungkanya,. Perasaan manusia punya keterbatasan yang gak bisa dimatematikakan, INFINITY"

Singkat cerita, Senyum Pagi menghilang begitu mendengar bahwa Angan mendapat besiswa ke Amerika. Karena ia takut akan mengganggu masa depan angan. Senyum Pagi sengaja menghilang dan menjauh dari Angan yang sebenarnya mereka berdua saling memendam rasa.

17 tahun berlalu, dan mereka bertemu dalam perasaan yang sama, namun dalam kondisi yang berbeda. Senyum Pagi sudah menjadi ibu dengan 1 gadis kecil yang pandai memaikan piano dan sudah ditinggal mati oleh suaminya. Dan angan masih melajang. Mereka dipertemukan karena kegemarannya sebagai penikmat musik.

Ada yang menarik dari novel ini. Matematika dan Musik. Math and Music, ada yang bisa menghubungkanya? Nah yang menarik disini, penulis bisa menghubungkan dengan sangat indah dan dan memadukan unsur yang sangat filosofis antara keduanya. Bahkan bisa menjadi suatu yang menakjubkan dalam novel ini.

"Musik tercipta dari getaran nada. Getaran menciptakan frekuensi..., Frekuensi selalu bisa dihitung, meski angka-angkanya tak selalu masuk akal"


Ketika bertemu mereka masih memendam rasa namun mereka bertemu disaat yang tidak tepat. Disaat Senyum Pagi akan melangsungkan menikah lagi. Angan harus menerima kenyataan yang pahit, dan harus terus berusaha melupakan masa indah 17 tahun lampau, Senyum Pagi pun menyesali hal yang terjadi ini, mengapa kita baru bertemu sekarang? disaat semuanya terasa sudah terlambat. namun hati ini masih tertabat.

Saat inilah masa-masa sulit mereka, menyesali keadaan. Disaat Saat ini pula pembaca akan merasa kesal, emosi dan kecewa. Namun ini belum klimaks dari cerita pada novel ini. masih ada hal yang menaikan tingkat emosi pembacanya sehingga menjadi sedikit "Baper".


Lalu bagaimana kisah selanjutnya? Langsung saja dibeli novelnya. Seru dan tidak mengecewakan para penikmat novel.




Continue reading Resensi Novel "Angan Senja Senyum Pagi" karya Pahd Pahdepie

Thursday, 10 November 2016

,

RESENSI NOVEL : TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE




Judul
: Tentang Kamu  
No. ISBN
: 9786020822341
Penulis
: Tere-Liye
Penerbit
: Republika 
Tanggal terbit
: Oktober - 2016
Jumlah Halaman
: 524
Berat Buku
: 600 gr
Jenis Cover
: Soft Cover
Dimensi(L x P)
: -
Kategori
: Romance
Bonus
: -
Text Bahasa
: Indonesia 















                                                                                                                                                              Satu lagi Novel dari Tere Liye yang tak ada habisnya membuat cerita yang berkualitas dan menginspirasi, judulnya "Tentang Kamu". Iya kamu... (maaf sedikit kebawa alay hehe..). Novel fiksi dengan latar waktu dan tempat yang nyata membuat novel ini seakan-akan nyata adanya. Dari judulnya, novel ini seperti novel percintaan atau romantisme, namun kenyataannya cerita di novel ini tidak banyak mengisahkan tentang percintaan. novel ini banyak mengisahkna tentaang perjuangan hidup, kesabaran, serta keteguhan hati.

"Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan."

Berawal dari seorang pengacara hebat, Zaman Zulkarnain, bekerja di sebuah firma hukum di London yang ditugaskan untuk mencari informasi tentang kliennya yang baru saja meninggal. Klien tersebut meninggalkan harta yang sangat melimpah dan kepemilikan saham yang besar nilainya, namun tidak diketahui siapa ahli warisnya. Setelah ditelusuri, klien tersebut seorang wanita tua yang bernama Sri Ningsih. Ia terakhir tinggal di Panti jompo yang tidak jauh dari menara Eiffel, Paris, Pengacara tersebut terheran, wanita tua dengan harta sebanyak itu tinggal di panti jompo. Dan penelusuran fakta mengenai ahli waris dan perjalanan hidup sang wanita tua tersebut pun dimulai. Keseruaan cerita pada novel ini pun dimulai saat pengacara tersebut mencari fakta seputar kehidupan Sri Ningsih.

Penelusuran hidup wanita tersebut dimulai di sebuah panti jompo yang berada di kota Paris. Pengacara langsung sigap meluncur ke kota Paris untuk mencari jejak cerita di panti jompo tersebut. Zaman menanyakan kehidupan Sri dan bagaimana Ia bisa datang ke panti jompo. Singkat cerita, Penjaga panti, Aamie, memberikan buku diary peninggalan Sri. Dan buku diary tersebut menjadi petunjuk Zaman untuk menelusuri kehidupan Sri lebih dalam. Melalui foto di dalam diary tersebut , Zaman memecahkan petunjuk dimana Sri lahir dan tinggal semasa kecilnya.

Dalam diary tersebut, Sri mambagi kisah hidupnya menjadi beberapa episode-episode dalam rentang tahun kehidupannya. Dimana setiap episodenya terdapat banyak pelajaran kehidupan yang dapat memotivasi dan diambil hikmahnya.

Juz pertama adalah Tentang Kesabaran 1946-1960. Dimana pada episode tersebut, Sri mengalami kesulitan dan kepayahan dalam hidupnya sejak ia lahir hingga remaja. Dimana ia kehilangan Ibunya saat melahirkanya, kehilangan ayah kandungnnya. Lalu, tesiksa oleh ibu tirinya yang berubah 180 derajat setelah ayahnya meninggal dunia. Pada episode ini pembaca akan iba melihat cobaan bertubi-tubi yang dialami oleh Sri.

Lalu Juz kedua Tentang Persahabatan 1961-1966. Kehidupan Sri yang berlanjut di sebuah madrasah di pulau Jawa, dan bertemu dua teman yang akhirnya menjadi sahabatnya selama di madrasah tersebut. Namun dalam persahabatan mereka, salah satu dari mereka bertiga menjadi penghianat dan menghancurkan segalanya. Sahabat yang menjadi musuh yang mengerikan karena cemburu dan dendam yang begitu mendalam. Sehingga kejadian keji dan mengerikan terjadi di madrasah tersebut yang membuat banyak korban jiwa karena pengkhianatan tersebut. Apa penyebab pengkhianatan yang dilakukan sahabatnya sendiri?

Juz selanjutnya Episode Tentang Keteguhan Hati 1967-1979. Episode ini mengisahkan perjuangan Sri yang merantau ke Ibukota Jakarta untuk menjalani kehidupan baru dan melupakan segala kenangan pahit selama ini. Ia berusaha mencari pekerjaan di setiap sudut ibukota, namun ditolak bertubi-tubi. Dengan modal seadanya, akhirnya Sri berwirausaha dengan menjual nasi goreng dengan gerobak beroda yang saat itu belum ada yang menggunakan gerobak, hingga akhirnya Sri memiliki puluhan gerobak dan karyawan dengan dagangan yang beranekaragam. Melihat peluang yang bagus, Sri beralih usahanya ke penyewaan mobil Jepang hingga usahanya tersebut maju dan berkembang. Namun saat sedang pesatnya, kejadian buruk menimpa usahanya tersebut hingga ia harus kehilangan semua harta dan usahannya yang sudah ia bangun sejak lama. Namun, bukan Sri kalau Ia tidak memiliki keteguhan hati setelah bertubi-tubi mendapat cobaan. Ia pun memulai usaha barunya dengan membuat sebuah pabrik sabun yang berkembang dan maju pesat hingga akhirnya pilihan hidup Sri yang tidak mudah dibaca oleh pembaca sekalian yang menjual seluruh aset pabriknya dan menukarnya dengan kepemilikan saham 1% di perusaaan multinasional. Lalu, mengapa Sri memutuskan untuk menjual usahanya yang sudah Ia bangun? Bukannya Ia sudah mati-matian untuk membangunnya?

Juz keempat Tentang Cinta 1980-1999
Inilah satu-satunya bagian yang membahas tentang kisah cinta Sri dalam menemukan cintanya. Sri mememukan pasangan hidupnya bernama Hakan, warga imigran Turki.Namun, kisah cintanya pun dipenuhi cobaan dan kesedihan. Kehamilan pertamanya yang mengalami keguguran dan kehamilan kedunya pun sang bayi meninggal beberapa menit setelah lahir. Dan segala duka yang dialami Sri bersama suaminya dikisahkan disini. Bagaimana akhir dari kisah perjalanan cinta Sri? Apakah Ia memiliki anak sebagai ahli waris?

Juz kelima Tentang memeluk semua rasa sakit 2000 - ....
Kisah kehidupan terakhir Sri Ningsih yang dipenuhi cobaan dan ujuan dalam hidupnya yang harus menerima segala kenyataan pahit dalam hidupnya, dan semua kisahnya berakhir di panti jompo, Sri menghabiskan masa tuanya di panti hingga akhir hayatnya. Lalu mengapa Sri memutuskan untuk tinggal di panti jompo?

Lalu apakah Zaman, sang pengacara, yang menelusuri kehidupan Sri Ningsih untuk mencari Ahli Waris yang sah berbuah hasil? Bagaimana cara pengacara jenius tersebut menemukannya? Apa yang membuat Sri selalu membuat keputusan yang membuat orang lain tak menyangka? Inilah bagian yang paling seru dalam novel ini, pertanyaan para pembaca akan terjawab saat membaca novel ini . Novel ini benar-benar mendidik dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik lagi. Kita bisa mengambil pelajaran dari kehidupan Sri Ningsih yang belum tentu kita akan kuat menghadapinya. setiap episode dalam hidup Sri memiliki makna dan pelajaran yang sangat berharga bagi para pembaca sekalian.



Continue reading RESENSI NOVEL : TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE

Friday, 5 February 2016

, , , , ,

[RESENSI] NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE BEST SELLER




·
JudulHujan  
No. ISBN9786020324784 
PenulisTere Liye 
PenerbitGramedia Pustaka Utama 
Tanggal terbitJanuari - 2016 
Jumlah Halaman318
Berat Buku270 gr
Jenis CoverSoft Cover 









Harga                                Rp 54.400

Beli Online Sekarang Klik Disini

"Sesungguhnya, bukan melupakan yang jadi masalahnya, Tapi menerima. Barang siapa yang bisa menerima, maka dia bisa melupakan." -Tere Liye

Novel yang saya baca kali ini membawa kita berimajinasi dengan keadaan bumi ini di masa depan,
menceritakan keadaan dunia puluhan tahun kedepan dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat dan canggih. Namun disamping itu bumi juga sedang dilanda bencana alam yang maha dahsyat hingga hanya  tinggal 10 persen dari jumlah penduduk dunia yang selamat dari bencana tersebut. Penulis sangat pandai dalam mendeskripsikan  peristiwa demi peristiwa secara detail, seakan-akan kejadian tersebut benar-benar nyata terjadi dan menjadi sangat logis sekali terjadi.

Cerita berawal dari seorang remaja wanita bernama Lail, yang datang ke klinik syaraf otak untuk menghapus semua kenangannya bersama seorang pria. Saat itu, di masa depan, terdapat teknologi untuk menghilangkan ingatan yang menyakitkan dan membuat depresi. Lalu sang dokter, Elijah, menyuruh wanita tersebut menceritakan seluruh kenangan semasa hidupnya untuk mengetahui bagian dari kenangan buruk yang ingin dihapus dari memorinya. Dimulailah cerita demi cerita, kenangan demi kenangan yang yang diceritakan Lail kepada Elijah.

Mulailah Lail bercerita :

Dimulai dari lahirnya bayi yang menggenapi penduduk bumi menjadi 10 milyar. Ada yang menanggapnya biasa saja dan ada juga peneliti yang merasa ini adalah sebuah kabar buruk. Karena bumi kemungkinan akan mengimbanginya dengan caranya sendiri.
Dan benar dugaan para peneliti, tak lama kemudian terjadi bencana gunung meletus yang mahadasyat melebihi gunung krakatau yang meletus pada abad ke 18 lalu, disertai dengan gempa bumi dan tsunami serta hampir seluruh dunia terkena dampak yang sangat dahsyat. hanya tinggal 10 persen saja dari penduduk bumi yang selamat. Sajak inilah cerita tentang perpisahan, tentang persahabatan dan tentang cinta dimulai.

Berawal dari sebuah lorong sebuah kereta bawah tanah, Lail yang masih berumur 13 tahun kehilangan ibunya di depan matanya, dilorong ini pula Lail bertemu dengan seorang bocah laki-laki lebih tua 2 tahun yang menyelamatkannya dari lorong tersebut. Bocah laki-laki bernama Esok, juga kehilangan 4 kakak kandungnya di dalam kereta bawah tanah tersebut akibat gempa bumi. Dan kisah mereka berdualah yang menjadi inti dari cerita ini. 

Kisah mereka berlanjut di tempat pengungsian. Semakin hari semakin akrab dan dekat. hingga mereka terpisahkan oleh keluarga yang mengangkat Esok menjadi anaknya untuk di sekolahkan setinggi-tingginya. dan Lail pun pindah tempat barunya di panti sosial dan bertemu dengan teman perempuan sebayanya bernama Maryam, Dalam kisah ini, penulis sangat menunjukan kisah persahabatan antara Lail dan Maryam yang sedikit menghibur dan membuat tersenyam yang membuat iri para pembacanya., dan juga kisah antara Lail dan Esok yang masih berlanjut namun karena belum beranjak dewasa, mereka belum tahu apa yang sedang mereka rasakan.

Hubungan mereka agak sedikit putus sejak Esok melanjutkan studinya di Ibu kota. Disini mungkin pembaca sedikit terbawa emosi karena penulis membuat kisah yang tak terduga-duga dan mengejutkan pembacanya. Pada tahap inilah cerita mulai menuju klimaks. Bagian ini pula yang menceritakan 

Diakhir cerita lebih banyak lagi kejutan yang tak terduga dan sulit untuk diterka jalan ceritanya oleh pembaca sekalian. Pembaca juga bisa mengambil manfaat dari kisah persahabatan, percintaan yang tumbuh dari sebuah peristiwa yang menyakitkan.

Diakhir cerita, penulis benar-benar menjadikannya sangat klimaks dan menguras emosi para pembacanya. Tak terduga dan sulit untuk diterka jalan ceritanya.
Apakah cerita berakhir dengan kebahagiaan atau kesedihan?

Bagi para pecinta novel, tak usah ragu lagi untuk membaca novel satu ini. Sangat menghibur dan juga menginspirasi para pembacanya. Novel ini mengajarkan arti dari persahabatan, kesetiaan , pengorbanan dan perjuangan dan menjadikan sebuah kenangan baik ataupun buruk sekalipun sebagai warna-warni kehidupan yang tidak perlu untuk dilupakan.
Continue reading [RESENSI] NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE BEST SELLER

Wednesday, 2 December 2015

, , , , , , , ,

RESENSI NOVEL BEST SELLER PULANG KARYA TERE LIYE

"Ketahilah, Nak, hidup initidak pernah tentang mengalahkan siapa pun. Hidup ini hanya tentang kedamaian dihatimu. Saat kau mampu berdamai, maka saat itulah kau telah memenangkan pertempuran" Novel Pulang-Tere Liye(hal.340)
JudulPulang   
No. ISBN9786020822129 
PenulisTere Liye 
PenerbitRepublika 
Tanggal terbitSeptember - 2015 
Jumlah Halaman404 
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriMetropop 
Harga       Rp. 52.000
Text BahasaIndonesia ·

                                                          Beli novel klik disini

Pulang. Novel karya Tere Liye ini benar-benar membuat para pembacanya berdecak kagum. Rangkaian cerita yang sangat menarik dan tidak terduga ini membuat para pembacanya terhayut dalam cerita yang mengagumkan ini. Bagi para pencinta novel, anda akan sangat rugi jika melewatkan novel yang satu ini. Banyak hal di dalam novel ini yang bisa direnungi dan dipahami. Banyak juga pelajaran hidup yang dapat diambil banyak hikmah dalam hidup ini.

Dengan menggunakan sudut orang pertama dan alur cerita maju-mundur , menjadikan novel ini seakan-akan benar-benar terjadi dalam kehidupan yang nyata. Ditambah lagi, latar tempat, sosial dan budaya yang nyata mengiringi setiap cerita di dalam novel ini.

Bujang, begitulah panggilannya, merupakan tokoh utama dalam cerita ini. Dia merupakan bocah yang tinggal di pedalaman sumatera yang sangat terpencil dan dikelilingi hutan rimba. Lahir dari pasangan yang sengsara akibat cintanya tak direstui Samad dan Midah. Saat umur 15 tahun, ia dibawa ke kota oleh kerabat ayahnya, tauke muda, dengan harapan ia akan menjadi orang yang besar nantinya. Tenyata, Disana Bujang dididik untuk menjadi generasi penerus keluarga Tong, keluarga yang menjalankan bisnis di dunia hitam (shadow economy). Karena ia anak yang pintar, tauke muda menyekolahkan bujang hingga meraih gelah dua master. Selain ini, ia juga diajarkan berbagai macam ilmu bela diri dan menembak. Dan ia tumbuh menjadi seorang yang cerdas dan sangat kuat. Banyak cerita menarik dibalik perjalanannya dalam meraih semua itu, Kematian orangtuanya, hubungan antara setiap cerita menjadi bumbu yang sangat menarik untuk dibaca.

"Ada tiga labos benteng rasa takutku. Satu lapis terkelupas saat mamak pergi. Satu lapis lagi terkelupas saat bapak pergi dan yang terakhir terkelupas saat tauke pergi.

"Penembak yang baik selalu mengetahui kekuatan pistonya, Bujang. Dia tahu pelurunya akan tiba dimana,bisa menembus apa saja, dan semua tabiat pistonya. Bagi para penembak, pistolibarat kekasih hati, dia memahamiya denan baik." Pulang-Tere Liye (Hal.178)

Singkat cerita, saat kondisi keluarga Tong sangat genting dan mengalami penyerangan luar dan dalam. Penyerangan didalam oleh sebuah penghianatan  dan persekongkolan yang dilakukan salah satu anggota keluarga Tong yang ingin membalaskan dendam yang selama ini ia pendam kepada teuke muda, dan penyerangan luar oleh keluarga Lin ingin membalas dendam pula akibat kematian pemimpin keluarganya yang dibunuh oleh bujang karena suatu masalah. Dan tauke muda mati dalam peristiwa ini.
Siapakah pengkhianat itu? pastinya orang yang tidak pernah pembaca sendiri menduganya. Disinilah kejutan yang akan diberika oleh Tere Liye.

"Aku tidak bisa melatihmu, Bujang. Tidak bisa menjawab pertanyaanmu. Sekarag saatnya kau melatih diri sendiri dan menemukan jawaban dari dirimu sensiri. Hanya seorang samurai sejati yang tiba pada titik itu. Bititik ketika kau seolah bisa keluar dari tubuh sendiri, menata refleksi dirimu seperti sedang menatap cermin. Kau seperti bisa menyentuhnya, tersenyum takzim,menyaksikan bertapa jernihnya kehidupan. Saat itu terjadi, kau telah pulang, Bujang. Pulang pada hakikat kehidupan. Pulang, memeluk erat semua kesedihan dan kegembiraan" Pulang-Tere Liye ( Hal. 388)

Sempat kalah dan direbut kekuasaannya, namun penulis membuat cerita ini sangat menarik diakhir, banyak hal tidak bisa kita duga sebelumnya terjadi di akhir cerita. Banyak hal unik yang terjadi, dibagian inilah saya sangat terkejut dan terkagum dengan ceritanya. Lalu bagaimana akhir dari cerita dalam novel ini? Apakah bujang akan merebut kembali? Jika iya, bagaimana caranya?

"Tapi sungguh, jangan dilawan semua hari-hari yang menyakitkan itu, Nak. Jangan pernak kau lawan. Karena kau pasti kalah. Mau semuak apapun kau dengan hari-hari itu, matahari akan terbit indah sepert yang kau liaht sekarang. mau sejiaik apapun kau dengan hari hari itu, matahari akan tetap memenuhi janjinya, terbit dan terbit lagi tempa perduli lagi apa perasaanmu" Pulang-Tere Liye(Hal-339)

Diakhir novel merupakan pesan inti yang disuguhkan penulis kepada para pembacanya yang banyak sekali pesan-pesan kehidupan yang dapat diambil hikmah serta kandungannya. Sungguh novel ini sangat mendidik.

Langsung beli saja novenya, sangat recommended sekali bagi para pecinta novel. Silahkan klik link dibawah ini jika ingin membeli :)

Beli Novel Pulang-Tere Liye

Semoga bermanfaat ;)



Continue reading RESENSI NOVEL BEST SELLER PULANG KARYA TERE LIYE

Friday, 6 November 2015

, , , , , ,

RESENSI NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA

"Segala hal dalam hidup ini terjadi tiga kali. Pertama lahir, kedua hidup, ketiga mati. Pertama lapar, kedua kenyang ketiga mati, Pertama jahat, kedua baik, ketiga mati. Pertama benci, kedua cinta, ketiga mati. Jangan lupa mati, boi!" -insyafi (ayah sabari) novel ayah-




Satu lagi karya penulis yang sudah tidak asing lagi, Andera Hirata. Dalam novel ini penulis menceritakan kisah nyata seseorang yang masih berlatar tempat di Belitong, Sabari namanya. Pemuda yang mencintai seorang wanita yang cantik bernama marlena namun semakin dikejar cintanya, semakin jauh pula cintanya. Berawal dari memberikan contekan jawaban ketika ujian masuk SMA inilah ia mulai tertarik dengan sang wanita cantik tersebut. Hingga bertahun-tahun lamanya berjuang dengan berbagai macam cara, namun tak kunjung ia mendapatkan cintanya.

 Perjuangan sabari ini menjadi sangat menarik dan penuh inspirasi, perjuangan yang tak henti-henti dan tak kenal lelah membuat orang yang membacanya terkagum-kagum. Semangatnya patut menjadi teladan bagi pembaca. 

Hingga akhirnya mendapatkannya namun bukan karena marlena mencintainnya, karena untuk menolongnya menjadi ayah dari anak dari laki-laki lain yang menghamilinya. Sabari rela menjadi ayah dari anak yang bukan anak kandungnya dan ia sangat menyayangi anak tersebut lebeh dari anak kandungnya sendiri.

Sampai suatu hari ia harus terpisahkan oleh anaknya tiri karena bercerai dan sang ibu membawanya pergi, sabari kecewa dan sangat sedih sampai-sampai ia seperti layaknya orang tidak waras. Namun tiga sahabatnya Tamat, Ukun dan Toharun yang tidak tega melihat sahabatnya seperti itu, mulai mengambil tindakan untuk membantu mencarikan anaknya zorro. Kesetiakawanan ketiga sahabatnya tersebut bisa menjadi contoh para pembaca dan patut diacungi jempol.

Penulis menyelipkan sejumlah puisi yang indah di novel ini melalui peran sang tokoh utama yang pandai berpuisi. Awalnya pembaca dibuat bingung dengan urutan novel yang berlatar waktu maju-mundur dan nama ganda sang tokoh, seperti membuat teka-teki, namun diakhir pembaca langsung tahu apa yang dimaksud. Di novel ini juga sarat akan pesan moral yang seperti perjuangan, kesetiakawanan, dan latar sosial masyarakat belitong zaman dahulu. Sangat menginspirasi.
Continue reading RESENSI NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA
, , ,

[RESENSI NOVEL] DILAN, Dia Dilanku Tahun 1990 dan 1991" karya PIDI BAIQ Best Seller

"Milea kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu, enggak tahu kalau nanti sore" (Dilan 1990)

"Tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena menikah , bisa karena berpisah.(Pidi Baiq) 

" Senakal-nakalnya anak geng motor,Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek agama"(Dilan).
Buku Kedua Dilan
 Judul : Dilan 1991
Penulis : Pidi Baiq
 Penerbit : Pastel Books
Harga : Rp. 69.000
      
        
Buku pertama Dilan
Judul : Dilan 1990
Penulis : Pidi Baiq
Penerbit : Dar! Mizan
Harga : Rp. 59.000




































                     
                                                                   
                                      Beli Online Sekarang

Buku ini sebenarnya terbagi menjadi 2 seri, namun saya akan menggabungkan kedua ceritanya pada resensi kali ini. Novel ini ditulis dengan bahasa yang tidak terlalu baku dan tidak formal, sesuai dengan sasaran pembacanya yaitu para remaja dan ada sedikit gambar untuk membantu pembacannya dalam menvisualisasikan tokoh dan lingkingan sekitar. Alur cerita Ini maju mundur yang memperjelas alur utama dari cerita ini.

Dilan, seorang remaja SMA di Bandung yang sedikit nakal. Seorang merupakan salah satu anggota geng motor bersama teman-teman SMAnya. Dia sering berkelahi dan menyerang sekolah lain untuk menjaga nama baiknya. Remaja pemberani dan humoris yang suka membuat tertawa atau minimal tersenyum orang disekitarnya. Dia menyukai anak baru disekolahnya yang cantik bernama Milea Adnan Hussain dipanggil Lia.

Diawal cerita novel ini menurutku sudah bisa menarik para pembacanya. Yaitu saat Dilan berusaha mendekati Lia dengan cara yang menurutku sangat unik dan menghibur pembacanya. Benar-benar lucu dan membuat pembacanya tak berhenti tertawa atau minimal tersenyum. Mulai dari Dilan mencoba meramal Lia

"Boleh gak aku ramal?" "aku ramal, nanti kita akan bertemu di kantin"

lalu ada lagi ramalannya seperti ini :

"aku ramal, kau akan segera tahu namaku",

lalu Dilan mengirimi surat ke Lia yang isinya membuatku tersenyum dan geleng-geleng kepala isinya seperti ini:

"Bismillahirrahmanirrahim. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Dengan ini, dengan penuh perasaan, mengundang Milea Adnan untuk sekolah pada: Hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat dan sabtu."

Dan ada  lagi cara-cara unik Dilan yang menggelitik untuk mendekati Milea demi mendapatkan perhatiaannya, salah satunya mengirim hadiah ulang tahun berupa TTS yang sudah diisi oleh Dilan dan gambar cover depan wanita jepang yang sudah ditambakan kumis dan jenggot dan juga balon kata pada wanita jepang tersebut seolah-olah wanita di cover tersebut yang berbicara : "Milea, ada titipan ulangtahun nih dari Dilan. Panjang umur katanya, dia sayang. Dan dilalamnya ada selembar kertas berisi tulisan :

"SELAMAT ULANG TAHUN, MILEA. INI HADIAH UNTUKMU, CUMA TTS. TAPI SUDAH KUISI SEMUA. AKU SAYANG KAMU. AKU TIDAK MAU KAMU PUSING KARENA HARUS MENGISINYA. DILAN!"

Dan masih banyak hal unik dan konyol lainnya yang dibuat Dilan untuk mendapatkan hati Milea dan pasti para pembaca tak henti tersenyum saat membacanya. Singkat cerita, Dilan berhasil menaklukan hati Milea. Dan mereka pun resmi pacaran diatas kertas bermaterai. haha.

Dalam perjalanan saat mereka pacaran, Pembaca dibuat iri dengan romantisme sederhana namun sangat dalam yang dibalut dengan humor Dilan yang masih mampu membuat pembaca tersenyum. Dilan dalam cerita ini menjadi sosok yang benar-benar menjadi pelindung dan pembela Milea dan selalu membuat Milea bahagia karenanya. Dan juga penulis menyuguhkan keakraban kedua orangtua dan kelurganya Miela dan Dilan yang ikut menyegarkan alur cerita. Dan juga bumbu-bumbu pria-pria yang menyukai Milea yang tak akan ampuh menghilangkan cintanya ke Dilan.

Sungguh ini novel yang cocok bagi anak muda zaman sekarang. Kalau anda laki-laki, maka anda akan iri dengan sosok Dilan. Kalau anda perempuan, anda akan terhipnotis dan terkagum bahkan ingin sekali bertemu sosok Dilan di dunia nyata. Dilan mengajarkan bagaimana mewanitakan seorang wanita dengan caranya sendiri. Menghargai wanita sebagai seorang wanita bukan yang lain.

Satu-satunya yang tidak Milea suka dari Dilan dan membuatnya sangat khawatir adalah karena Dilan seorang anggota geng motor yang suka berantem dan penuh resiko. Milea tidak ingin kehilangan Dilan. Puncak kekhawatiran Milea ialah saat teman satu geng motornya meninggal dunia karena terlibat perkelahian. Milea pun mengancam jika ia masih tetap ikut geng-gengan lagi ia akan putus dengannya.

Lalu apakah kisah cintanya akan bertahan? atau putus ?

Penasaran? Dapatkan novelnya sekarang. tinggal kilik link dibawah ini :)

Beli Online Sekarang


Continue reading [RESENSI NOVEL] DILAN, Dia Dilanku Tahun 1990 dan 1991" karya PIDI BAIQ Best Seller