Thursday, 22 September 2016

Resensi Novel MILEA "Suara dari Dilan" Karya Pidi Baiq

UNTUK LIA Jeruk sudah dikupas, tetapi belum kumakan, karena aku menunggu Lia. Segelas lemon tea, untuk berdua, Aku menunggu kapankah Lia tiba. Dan kaus kaki, masih baru, jangan sampai Lia merasa kedingainan. Jangan kuatir, jaketnya adalah aku sendiri, untuk Lia (Dilan,1991) Kali ini saya akan me-review novel karya Pidi...
Continue reading Resensi Novel MILEA "Suara dari Dilan" Karya Pidi Baiq